Kamis, 06 Januari 2011

RAKAJU KETIGA KU



Pada akhir semester 1 (sebelum liburan), saya dan teman-teman pergi ke gunung salak. Kami pergi untuk melaksanakan RAKAJU. RAKAJU adalah singkatan dari Rabu Kamis Jum’at. RAKAJU merupakan kegiatan pramuka yang berupa perkemahan selama 3 hari(Rabu, Kamis, Jum’at). Ini adalah tahun ketiga saya dan teman-teman melaksanakan RAKAJU. Gunung Salak terletak di jawa barat. Kegiatan RAKAJU kali ini bertempat di kaki gunung Salak, tempat itu merukan tempat yang bagus untuk melaksanakan perkemahan. Pada tahun ini kami menjadi Senior Rakaju.
Saya dan teman-teman pergi ke gunung salak satu hari sebelum para peserta tiba. Kami mempersiapkan persiapan RAKAJU, seperti membangun tenda-tenda untuk para peserta. Kami terbentuk dari beberapa kelompok yang dipimpin oleh instruktur olahraga dan Pramuka. Selasa pagi kami berangkat dari Jakarta. Sampai di kaki gunung salak kami langsung melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah dan istirahat sejenak. Lalu kami membangun tenda-tenda untuk para peserta hingga sore. Pada saat magrib kami melaksanakan sholat magrib berjama’ah dan istirahat, ketika malam sudah tiba kami pun menyalakan api unggun. Setelah itu kami tidur.
Kami bangun subuh untuk melaksanakan sholat, setelah itu beberapa dari kami melanjutkan tidur dan sebagian jalan-jalan pagi. Para peserta sampai di area perkemahan setelah dzuhur. Mereka langsung merapihkan barang-barang yang mereka bawa. Pada hari ini peserta hanya melaksanakan upacara pembukaan, Setelah itu tidak ada kegiatan. Kami senior bertugas untuk membantu guru pramuka untuk mengawasi jalannya RAKAJU. Pada malamnya semua peserta tidur di tenda masing-masing, tidak seperti kami yang ditugaskan untuk berpatroli bergantian untuk mengawasi para peserta.
Pada pagi harinya sebagian dari kami menemani para peserta untuk jalan pagi sebagian lagi menjaga tenda peserta, setelah itu kami dan peserta sarapan pagi. Pada siangnya kami dan peserta mendaki gunung untuk mencapai lokasi air terjun. Setelah satu jam kami kembali tempat perkemahan lalu kami ISOMA(Istirahat, sholat, makan). Sorenya para peserta mendapatkan beberapa Games dari kami. Ketika malam tiba, para peserta pun tidur dan kami patroli bergantian. Pada pertengahan malam, kami membangunkan para peserta tiba-tiba untuk melaksanakan Jurit Malam. Jurit malam merupakan kegiatan uji keberanian dan mental untuk peserta. Kegiatan ini memakan waktu yang lumayan lama karna banyaknya peserta. Setelah itu kami melaksankan kegiatan api unggun hingga subuh. Pada paginya kami dan para peseta bersih-bersih, lalu sarapan dan merapihkan barang-barangnya. Sekitar jam 10 pagi, kami dan para peserta kembali ke Jakarta. Kami semua senang karena Rakaju ini berjalan dengan baik.

Cara menyembunyikan suatu file atau folder dalam Windows Vista

Di dalam windows Vista kita dapat menyembunyikan suatu file atau folder. Misalnya saja seperti folder Tugas 1 yang ada pada gambar dibawah ini. Folder ini dapat kita sembunyikan. Perhatikan langkah-langkah dibawah ini

- Pertama dengan cara klik kanan mouse pada folder yang bernama “Tugas 1” , kemudian pilih Properties


- Kemudian akan muncul kotak seperti dibawah ini


- Kemudian anda pilih Hidden pada Attributes dengan cara mengklik kotak yang berada pada kiri tulisan Hidden, lalu klik Ok.


- Setelah itu Folder dengan nama “Tugas 1” akan menghilang atau tersembunyi.

Cara untuk menampilkan file atau folder yang di sembunyikan dalam Windows Vista

Untuk mengetahui ada atau tidak file atau folder yang disembunyikan, kita dapat melakukan pemeriksaan. Misalkan saja memeriksa folder bernama -Syauqi- , untuk memastikan ada atau tidak file atau folder yang disembunyikan di dalamnya dapat kita periksa dengan langkah-langkah dibawah ini!

- Pertama kita klik Tools lalu pilih Folder Option...


- Kemudian akan muncul kotak seperti gambar dibawah ini


- Kemudian anda pilih View yang terdapat diantara General dan Search. Lalu, ubahlah Do not show hidden files and folders menjadi Show hidden files and folders pada hidden files and folders yang terdapat dalam Advanced setting. Lalu klik Ok. Seperti gambar dibawah ini !


- Kemudian akan terlihat file atau folder yang disembunyikan


File atau folder yang disembunyikan akan terlihat seperti folder “bernama” Tugas 1 (yang terlihat berbayang).

Minggu, 26 Desember 2010

ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN





ILMU PENGETAHUAN


Ilmu pengetahuan (science) adalah pengetahuan (knowledge) yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pikiran, pengetahuan mana selalu dapat diperiksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya.
Berbeda dengan pengetahuan, ilmu merupakan pengetahuan khusus dimana seseorang mengetahui apa penyebab sesuatu dan mengapa. Ada persyaratan ilmiah sesuatu dapat disebut sebagai ilmu. Sifat ilmiah sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yang telah ada lebih dahulu, yaitu:

1. Objektif
Ilmu harus memiliki objek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya dari dalam. Objeknya dapat bersifat ada, atau mungkin ada karena masih harus diuji keberadaannya. Dalam mengkaji objek, yang dicari adalah kebenaran, yakni persesuaian antara tahu dengan objek, dan karenanya disebut kebenaran objektif; bukan subjektif berdasarkan subjek peneliti atau subjek penunjang penelitian.

2. Metodis
adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari kebenaran. Konsekuensi dari upaya ini adalah harus terdapat cara tertentu untuk menjamin kepastian kebenaran. Metodis berasal dari kata Yunani “Metodos” yang berarti: cara, jalan. Secara umum metodis berarti metode tertentu yang digunakan dan umumnya merujuk pada metode ilmiah.

3. Sistematis
Dalam perjalanannya mencoba mengetahui dan menjelaskan suatu objek, ilmu harus terurai dan terumuskan dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu , mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat menyangkut objeknya. Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dalam rangkaian sebab akibat merupakan syarat ilmu yang ketiga.



4. Universal
Kebenaran yang hendak dicapai adalah kebenaran universal yang bersifat umum (tidak bersifat tertentu). Contoh: semua segitiga bersudut 180ยบ. Karenanya universal merupakan syarat ilmu yang keempat. Belakangan ilmu-ilmu sosial menyadari kadar ke-umum-an (universal) yang dikandungnya berbeda dengan ilmu-ilmu alam mengingat objeknya adalah tindakan manusia. Karena itu untuk mencapai tingkat universalitas dalam ilmu-ilmu sosial, harus tersedia konteks dan tertentu pula.

Teknologi



Menurut Walter Buckingham yang dimaksud dengan dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan.

Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagia berikut :

a. Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional

b. Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
c. Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis.Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis

d. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan

e. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung

f. Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan

g. otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.

NILAI

Nilai adalah alat yang menunjukkan alasan dasar bahwa "cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih disukai secara sosial dibandingkan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang berlawanan. Nilai memuat elemen pertimbangan yang membawa ide-ide seorang individu mengenai hal-hal yang benar, baik, atau diinginkan.

Dalam filsafat, nilai dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

a. nilai logika adalah nilai benar-salah

b. nilai estetika adalah nilai indah-tidak indah (jelek)

c. nilai etika/moral adalah nilai baik-buruk.


Menurut Notonegoro, nilai dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :

a. Nilai material adalah segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmani manusia atau kebutuhan ragawi manusia.

b. Nilai vital adalah segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas.

c. Nilai kerohanian adalah segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.



KEMISKINAN

Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk permasalahan yang muncul dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang. Masalah kemiskinan ini menuntut adanya suatu upaya pemecahan masalah secara berencana, terintegrasi dan menyeluruh dalam waktu yang singkat. Kemiskinan merupakan keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan memiliki cirri-ciri sebagai berikut :

a. Tidak memiliki factor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, ketrampilan. Dll

b. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan ataua modal usaha

c. Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai taman SD

d. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas

e. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai ketrampilan.

Fungsi kemiskinan

Jika kita menganut teori fungsionalis dan statistika (Davis), maka kemiskinan memiliki sejumlah fungsi:

1. Fungsi ekonomi : penyediaan dana untuk pekerjaan tertentu, menimbulkan dana sosial, membuka lapangan kerja baru dan memanfaatkan barang bekas.

2. Fungsi sosial : menimbulakan altruisme (kebaikan spontan) dan perasaan, sumber imajinasi kesulitan hidup bagi si kaya, sebagai ukuran kemajuan bagi kelas lain dan merangsang munculnya badan amal.

3. Fungsi kultural : sumber inspirasi kebijaksanaan teknokrat dan sumber inspirasi sastrawan dan memperkaya budaya saling mengayomi antara sesama manusia.

4. Fungsi politik : sebagai kelompok gelisah atau masyarakat marginal untuk saling bersaing bagi kelompok lain.

Sumber:
-Drs. Abu Ahmadi. Ilmu Sosial Dasar, Rineka Cipta, Jakarta, 2009
-http://ocw.gunadarma.ac.id/
-http://id.wikipedia.org/wiki/
-http://www.andrepramanaputra.co.cc/

Pendapat :
Menurut saya kemiskinan adalah suatu keadaan yang dialami oleh seorang atau sekelompok orang yang tidak memiliki tempat tinggal, penghasilan yang dibawah rata-rata minimum,dan lain-lain. Kemiskinan dapat terjadi oleh beberapa faktor, seperti pendidikan yang rendah, sifat malas bekerja, dan tidak memiliki keterampilan. Menurut saya, cara untuk mengurangi angka kemiskinan antara lain dengan cara meningkatkan pendidikan dan menambah lapangan pekerjaan.

NAMA : Syauqi Zul Qiszthi
NPM : 56410793
KELAS : 1 IA 10